BERITA TERKINI :
Berita Terbaru
Berita Terhangat
DPD PKS Samarinda
Fiqh & Syariah
Keluarga Sakinah
Kiprah DPC Samarinda Ulu
DPRD Provinsi KALTIM
Tausiyah dari Ustadz Kita
Opini Kiriman Pembaca
Kolom Kesehatan ( Akh Haris )
Tampilkan postingan dengan label dprd provinsi kaltim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dprd provinsi kaltim. Tampilkan semua postingan
4/18/2012
Dari sumber aslinya di dewan…. Ustad Zaenal Haq
Ikhwah fillah…
Sejak menjadi Aleg PKS
DPRD Kaltim hingga sekarang, ana sering sekali menerima sms dan telpon baik yang memberikan dukungan, respon positif hingga pujian setinggi langit maupun yang mengkritik, menyampaikan kekecewaan
hingga yang mencaci maki dengan sumpah serapah.. Tapi semua itu tetap ana terima dengan baik dan direspon dengan santun dan penuh kesabaran khususnya bagi yang menyampaikan kritik dan kekecewaannya kpd kita.. tak jarang hasilnya menjadi berbalik.. yang bersangkutan jadi faham dan mendukung setiap langkah dakwah kita termasuk di parlemen dan pemerintahan…
Salah satu contoh dari sms dengan seorang sahabat lama ana dari fakultas sastra Unhas yang ternyata sudah bergabung dengan sebuah organisasi da'wah di kotanya.. Suatu waktu dia tugas khuruj (semacam
jaulah dakwah dalam istilah kita) di Kalimantan Timur di daerah Kutai Kertanegara.. Kemudian dia sama ana dalam bentuk epilog (maklum sastrawan) sbb:
“Balada Sang Jubah di Sungai Mahakam” Danau Semayang Bagai Samudera terhampar, air mahakam mengalir tenang kecoklatan, rumah panggung berjejer dipinggiran, perahu ketinting saling berseliweran.. Danau semayang dihuni suku Banjar, ikan pesut melompat gesit bagai gesitnya manusia sungai Kutai Kertanegara. Indahmu tersembunyi dan disembunyikan.. kami telah datang dan masyarakat menyambut bagai seorang saudara yang telah lama hilang.. anak-anak berkerumun seperti sedang melihat penjual obat.. Sang Jubah melangkah ke Masjid diantar orang-orang tua.. risih rasanya berjabat tangan karena mereka mencium tangan padahal mereka adalah lebih tua dari kami.. Kutanya pada mereka.. apa ada yang datang berdakwah agama di sini?? jawab mereka tak ada yang berdakwah atau kajian.,., yang ada orang datang
menawarkan Partai saja.. padahal mereka juga Ustadz katanya.. Astaghfirullah… “
Kemudian ana jawab sms dia dengan epilog dari kisah aleg kita di Kutim sbb:
“Perjalanan Dakwah Sang “Pejabat Miskin”…. Sepanjang jalan yg ada hanya padang ilalang yg menyelimuti lahan tandus bekas tambang batu bara sebuah perusahaan PKP2B di Kutai Timur…. Konon 5 thn lalu padang itu masih berupa hutan lebat dgn kicau burung enggang yg riang bersahutan.. Sepanjang jalan berkubang lumpur dan lobang menganga tak bersahabat dgn kendaraan yg melewatinya… Desa Tepian Indah sebuah desa transmigrasi yg penduduknya hidup miskin… Bertahun2 mrk seperti dibuang dan dipenjara… Jalan masuk desanya sepanjang 6 km tak bisa dilewati roda 4 biasa kecual dobel gardan.. Sang Pejabat yg berpakaian koko kumuh mencoba menjangkau desa tepian indah tapi kelihatan jorong krn berkubang lumpur… Stlh 2 jam berjalan kaki Sang Pejabat akhir sampai di desa itu dan
langsung menuju masjid untuk sholat magrib. Masyarakat sdh menunggu dgn antusias dan bertanya kpd Sang Pejabat… Apa bapak Pejabat itu tdk jadi datang ya Pak krn mobilnya tak bisa masuk? Org yg ditanya itu malah bingung lalu dia memperkenalkan diri… Masyarakat pun termagu dan heran kok ada Pejabat mau susah payah menemui mrk pdhl hy diundang untuk ceramah magrib-isya.. Selesai ceramah Sang Pejabat minta izin tidur di masjid krn gelap malam tak bersahabat jika hrs pulang lagi.. Masyarakat tepian indah pun terharu kok ada Pejabat mau tidur di masjid kayu yg dingin beralas tikar plastik tanpa selimut… Mereka tdk bisa membantu krn dirumah mrk jg seperti itu… Sang Pejabat pun tertidur dgn pulas dgn nyanyian jengkrik dan siulan burung malam nanti syahdu…. Pejabat itu seorang anggota dewan dari sebuah partai dakwah… “
Kemudian dia membalas sbb:
“Tak kami sangkah, ternxata ada juga Da’i yg tangguh di PKS, tadinx kami kira cuma
“Ikon saja” pake ” Markas Da’wah segala” karena Da’i itu hrs ada Pengorbanan, Mujahadah di medan Da’wah, bukan yg hx jago ceramah di Masjid perkotaan yg jalanx aspal hotmix yg masjidnx pake lantai mar mar. Sy jdi takjub…krn rata2 yg sy jumpai bila mereka pejabat tiba2 ferformax berubah jadi ” Elitis, protokoler dn jumawa”. Sy berdecak kagum.”
Ana jawab lg sms di atas sbb:
“Sebenarx ada seribu kisah seperti dr kader2 PKS di lembaga pemerintahan. Cuma kita urung mengangkatnya ke permukaan krn takut pahalanya berkurang atau malah bisa hilang… Mungkin pernah baca buku kumpulan kisah pejabat publik asal PKS dlm Buku “Bukan di Negeri Dongeng” ?? Di bbrp blog sy temukan ada byk kisah tauladan dr kader PKS baik punya jabatan publik maupun yg jadi rakyat biasa.. Ada kisah Aleg PKS di lampung yg bertahun2 mengisi pengajian di suatu perkampungan nelayan tapi masyarakat di sana tak tahu kalau ustadz itu seorg aleg krn penampilannya yg sgt
sederhana dan dtg di tempat pengajian dgn sepeda motor butut. Ada aleg PKS di kerawang yg juga turun bersawah bersama petani dikampungnya dr sawah warisan org tuanya… Stp sabtu dan ahad manggul pacul ke sawah dan sekaligus menjadi ketua kelompok tani mandiri di desanya… Di kaltim semua Aleg PKS ttp tdk bisa punya rumah dan mobil pribadi kecuali rumah kontrakan dan mobil dinas kantor smntr aleg lain sdh bisa punya lbh dr satu rumah dan mobil pribadi… Aleg PKS ttp manusia biasa yg tdk sempurna dan tentu sj ada selalu ada kekurangan… Mrk sdh berdakwah di tempat kerjanya semampu yg mrk bisa dan itu sdh mengurangi sedikit kemaksiatan di lembagax yg dulu sgt merajalela tanpa kehadiran mereka.. Mrk sdh menambah sedikit kebaikan untuk umat yg dulu kebaikan itu suatu yg sgt “mahal” terjadi di sana… Apakah dakwah itu sebuah permainan sulap yg bisa merubah suatu keburukan menjadi kebaikan sekali tiup?? Dakwah di parlemen yg bergantung nasib umat padanya
perlu waktu dan kerja keras untuk memperbaikinya.. Dan aleg PKS tanpa dukungan umat tdk bisa bekerja sendirian melakukan itu…”
Kemudian dia sms lg sbb:
“Wah,sy baru tahu kalau PKS bxk Da’i2 nx yg tangguh dn Ihklas, krn di daerah sy Aleg PKS pake Blazer dn penampilanx Elitis sekali jg Rmh megah…tpi Alhamdulillah krn mrk bs lebih baik kehidupanx, memang sy sedikit skali reverensi PKS, Walau Tamzil Lindrung sy kenal baik,tp sy tdk pernah tanxa soal PKS… “
Ana jawab lagi sbb:
“Seperti yg sy sdh sampaikan sblmnya bhw aleg PKS adalah ttp manusia biasa, ada sj kekurangan dan kelemahan yg melekat padanya.. Ada yg keikhlasannya sgt tinggi ada jg yg msh sdkt pamrih… Ada yg ttp hidup sederhana dan merakyat tapi juga kita akui ada yg mencoba sdkt berubah agak “lebih baik” dr tingkat kehidupannya sblmnya. Tapi dlm pantauan Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) DPP PKS yng mengawasi kinerja dan
performance pejabat publik asal PKS, scr umum pola hidup aleg PKS dan pejabat walikota/bupati/gubernur/menteri asal PKS msh dlm tingkat wajar dlm artian blm termasuk dlm pola hidup berlebih2an.. Kalau di Kaltim tdk ada aleg PKS yg punya Blazer kecuali itu modil dinas kantor…”
Terakhir dia sms sbb:
“Saya doakan semoga PKS tetap menjadi Partai Dakwah.. saya salut dan tak terasa saya mensngis membaca sms saudaraku ini.. Rupanya masih istiqomah seperti kala di kampus dulu.. Saya akan bantu PKS menang dalam Pemilu ini agar nasib Ummat bisa lebih baik… Wassalam
Itu salah satu sms-smsan ana dengan teman lama dan akhirnya mau membantu kita memenangkan Partai Dakwah kita.. Allahu Akbar…
Sumber : http://abiwin.wordpress.com/2009/03/19/balada-kisah-aleg-pks-kaltim/
Balada Kisah Aleg PKS Kaltim
18/04/12
Dari sumber aslinya di dewan…. Ustad Zaenal Haq
Ikhwah fillah…
Sejak menjadi Aleg PKS
DPRD Kaltim hingga sekarang, ana sering sekali menerima sms dan telpon baik yang memberikan dukungan, respon positif hingga pujian setinggi langit maupun yang mengkritik, menyampaikan kekecewaan
hingga yang mencaci maki dengan sumpah serapah.. Tapi semua itu tetap ana terima dengan baik dan direspon dengan santun dan penuh kesabaran khususnya bagi yang menyampaikan kritik dan kekecewaannya kpd kita.. tak jarang hasilnya menjadi berbalik.. yang bersangkutan jadi faham dan mendukung setiap langkah dakwah kita termasuk di parlemen dan pemerintahan…
Salah satu contoh dari sms dengan seorang sahabat lama ana dari fakultas sastra Unhas yang ternyata sudah bergabung dengan sebuah organisasi da'wah di kotanya.. Suatu waktu dia tugas khuruj (semacam
jaulah dakwah dalam istilah kita) di Kalimantan Timur di daerah Kutai Kertanegara.. Kemudian dia sama ana dalam bentuk epilog (maklum sastrawan) sbb:
“Balada Sang Jubah di Sungai Mahakam” Danau Semayang Bagai Samudera terhampar, air mahakam mengalir tenang kecoklatan, rumah panggung berjejer dipinggiran, perahu ketinting saling berseliweran.. Danau semayang dihuni suku Banjar, ikan pesut melompat gesit bagai gesitnya manusia sungai Kutai Kertanegara. Indahmu tersembunyi dan disembunyikan.. kami telah datang dan masyarakat menyambut bagai seorang saudara yang telah lama hilang.. anak-anak berkerumun seperti sedang melihat penjual obat.. Sang Jubah melangkah ke Masjid diantar orang-orang tua.. risih rasanya berjabat tangan karena mereka mencium tangan padahal mereka adalah lebih tua dari kami.. Kutanya pada mereka.. apa ada yang datang berdakwah agama di sini?? jawab mereka tak ada yang berdakwah atau kajian.,., yang ada orang datang
menawarkan Partai saja.. padahal mereka juga Ustadz katanya.. Astaghfirullah… “
Kemudian ana jawab sms dia dengan epilog dari kisah aleg kita di Kutim sbb:
“Perjalanan Dakwah Sang “Pejabat Miskin”…. Sepanjang jalan yg ada hanya padang ilalang yg menyelimuti lahan tandus bekas tambang batu bara sebuah perusahaan PKP2B di Kutai Timur…. Konon 5 thn lalu padang itu masih berupa hutan lebat dgn kicau burung enggang yg riang bersahutan.. Sepanjang jalan berkubang lumpur dan lobang menganga tak bersahabat dgn kendaraan yg melewatinya… Desa Tepian Indah sebuah desa transmigrasi yg penduduknya hidup miskin… Bertahun2 mrk seperti dibuang dan dipenjara… Jalan masuk desanya sepanjang 6 km tak bisa dilewati roda 4 biasa kecual dobel gardan.. Sang Pejabat yg berpakaian koko kumuh mencoba menjangkau desa tepian indah tapi kelihatan jorong krn berkubang lumpur… Stlh 2 jam berjalan kaki Sang Pejabat akhir sampai di desa itu dan
langsung menuju masjid untuk sholat magrib. Masyarakat sdh menunggu dgn antusias dan bertanya kpd Sang Pejabat… Apa bapak Pejabat itu tdk jadi datang ya Pak krn mobilnya tak bisa masuk? Org yg ditanya itu malah bingung lalu dia memperkenalkan diri… Masyarakat pun termagu dan heran kok ada Pejabat mau susah payah menemui mrk pdhl hy diundang untuk ceramah magrib-isya.. Selesai ceramah Sang Pejabat minta izin tidur di masjid krn gelap malam tak bersahabat jika hrs pulang lagi.. Masyarakat tepian indah pun terharu kok ada Pejabat mau tidur di masjid kayu yg dingin beralas tikar plastik tanpa selimut… Mereka tdk bisa membantu krn dirumah mrk jg seperti itu… Sang Pejabat pun tertidur dgn pulas dgn nyanyian jengkrik dan siulan burung malam nanti syahdu…. Pejabat itu seorang anggota dewan dari sebuah partai dakwah… “
Kemudian dia membalas sbb:
“Tak kami sangkah, ternxata ada juga Da’i yg tangguh di PKS, tadinx kami kira cuma
“Ikon saja” pake ” Markas Da’wah segala” karena Da’i itu hrs ada Pengorbanan, Mujahadah di medan Da’wah, bukan yg hx jago ceramah di Masjid perkotaan yg jalanx aspal hotmix yg masjidnx pake lantai mar mar. Sy jdi takjub…krn rata2 yg sy jumpai bila mereka pejabat tiba2 ferformax berubah jadi ” Elitis, protokoler dn jumawa”. Sy berdecak kagum.”
Ana jawab lg sms di atas sbb:
“Sebenarx ada seribu kisah seperti dr kader2 PKS di lembaga pemerintahan. Cuma kita urung mengangkatnya ke permukaan krn takut pahalanya berkurang atau malah bisa hilang… Mungkin pernah baca buku kumpulan kisah pejabat publik asal PKS dlm Buku “Bukan di Negeri Dongeng” ?? Di bbrp blog sy temukan ada byk kisah tauladan dr kader PKS baik punya jabatan publik maupun yg jadi rakyat biasa.. Ada kisah Aleg PKS di lampung yg bertahun2 mengisi pengajian di suatu perkampungan nelayan tapi masyarakat di sana tak tahu kalau ustadz itu seorg aleg krn penampilannya yg sgt
sederhana dan dtg di tempat pengajian dgn sepeda motor butut. Ada aleg PKS di kerawang yg juga turun bersawah bersama petani dikampungnya dr sawah warisan org tuanya… Stp sabtu dan ahad manggul pacul ke sawah dan sekaligus menjadi ketua kelompok tani mandiri di desanya… Di kaltim semua Aleg PKS ttp tdk bisa punya rumah dan mobil pribadi kecuali rumah kontrakan dan mobil dinas kantor smntr aleg lain sdh bisa punya lbh dr satu rumah dan mobil pribadi… Aleg PKS ttp manusia biasa yg tdk sempurna dan tentu sj ada selalu ada kekurangan… Mrk sdh berdakwah di tempat kerjanya semampu yg mrk bisa dan itu sdh mengurangi sedikit kemaksiatan di lembagax yg dulu sgt merajalela tanpa kehadiran mereka.. Mrk sdh menambah sedikit kebaikan untuk umat yg dulu kebaikan itu suatu yg sgt “mahal” terjadi di sana… Apakah dakwah itu sebuah permainan sulap yg bisa merubah suatu keburukan menjadi kebaikan sekali tiup?? Dakwah di parlemen yg bergantung nasib umat padanya
perlu waktu dan kerja keras untuk memperbaikinya.. Dan aleg PKS tanpa dukungan umat tdk bisa bekerja sendirian melakukan itu…”
Kemudian dia sms lg sbb:
“Wah,sy baru tahu kalau PKS bxk Da’i2 nx yg tangguh dn Ihklas, krn di daerah sy Aleg PKS pake Blazer dn penampilanx Elitis sekali jg Rmh megah…tpi Alhamdulillah krn mrk bs lebih baik kehidupanx, memang sy sedikit skali reverensi PKS, Walau Tamzil Lindrung sy kenal baik,tp sy tdk pernah tanxa soal PKS… “
Ana jawab lagi sbb:
“Seperti yg sy sdh sampaikan sblmnya bhw aleg PKS adalah ttp manusia biasa, ada sj kekurangan dan kelemahan yg melekat padanya.. Ada yg keikhlasannya sgt tinggi ada jg yg msh sdkt pamrih… Ada yg ttp hidup sederhana dan merakyat tapi juga kita akui ada yg mencoba sdkt berubah agak “lebih baik” dr tingkat kehidupannya sblmnya. Tapi dlm pantauan Badan Legislasi (Baleg) dan Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) DPP PKS yng mengawasi kinerja dan
performance pejabat publik asal PKS, scr umum pola hidup aleg PKS dan pejabat walikota/bupati/gubernur/menteri asal PKS msh dlm tingkat wajar dlm artian blm termasuk dlm pola hidup berlebih2an.. Kalau di Kaltim tdk ada aleg PKS yg punya Blazer kecuali itu modil dinas kantor…”
Terakhir dia sms sbb:
“Saya doakan semoga PKS tetap menjadi Partai Dakwah.. saya salut dan tak terasa saya mensngis membaca sms saudaraku ini.. Rupanya masih istiqomah seperti kala di kampus dulu.. Saya akan bantu PKS menang dalam Pemilu ini agar nasib Ummat bisa lebih baik… Wassalam
Itu salah satu sms-smsan ana dengan teman lama dan akhirnya mau membantu kita memenangkan Partai Dakwah kita.. Allahu Akbar…
Sumber : http://abiwin.wordpress.com/2009/03/19/balada-kisah-aleg-pks-kaltim/
4/09/2012
SAMARINDA. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim yang membidangi Kesra, Lelyanti Ilyas, meminta Pemkot Balikpapan memperhatikan warga Traktor 6, Lamaru, Balikpapan Timur, yang kondisi infrastruktur wilayahnya sangat memprihatinkan.
"Khususnya pembangunan jembatan yang hanyut disapu banjir. Tolong Pemkot Balikpapan bisa membantu warga di sana," kata Lelyanti, Senin (26/3) kemarin.
Politisi PKS asal Dapil II Balikpapan, PPU dan Paser ini mengaku salut dengan warga setempat yang bergotong-royong dan secara swadaya membangun jembatan sementara untuk menyambung akses jalan yang terputus.
Dia juga meminta Pemkot Balikpapan dapat membangun jalan lingkungan di Traktor 6 yang juga rusak parah. Ketika dirinya berkunjung ke wilayah itu, sejumlah warga berkomentar, pemerintah jangan membangun jalan di daerah-daerah elit saja, tapi juga di kawasan pinggiran, tempat tinggal mereka.
"Saya Insya Allah juga akan berjuang agar ada bantuan keuangan dari provinsi untuk membantu pembangunan infrastruktur warga di Traktor 6,"kata Lelyanti Ilyas. (mir)
Lelyanti: Tolong Pemkot Balikpapan Perhatikan Warga Traktor 6
09/04/12
SAMARINDA. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim yang membidangi Kesra, Lelyanti Ilyas, meminta Pemkot Balikpapan memperhatikan warga Traktor 6, Lamaru, Balikpapan Timur, yang kondisi infrastruktur wilayahnya sangat memprihatinkan.
"Khususnya pembangunan jembatan yang hanyut disapu banjir. Tolong Pemkot Balikpapan bisa membantu warga di sana," kata Lelyanti, Senin (26/3) kemarin.
Politisi PKS asal Dapil II Balikpapan, PPU dan Paser ini mengaku salut dengan warga setempat yang bergotong-royong dan secara swadaya membangun jembatan sementara untuk menyambung akses jalan yang terputus.
Dia juga meminta Pemkot Balikpapan dapat membangun jalan lingkungan di Traktor 6 yang juga rusak parah. Ketika dirinya berkunjung ke wilayah itu, sejumlah warga berkomentar, pemerintah jangan membangun jalan di daerah-daerah elit saja, tapi juga di kawasan pinggiran, tempat tinggal mereka.
"Saya Insya Allah juga akan berjuang agar ada bantuan keuangan dari provinsi untuk membantu pembangunan infrastruktur warga di Traktor 6,"kata Lelyanti Ilyas. (mir)
4/09/2012
SAMARINDA. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Zaenal Haq, berpendapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim di Samarinda, Senin (9/4) hari ini, harus fokus menghasilkan program-program pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Tahun anggaran 2013 merupakan tahun terakhir pemerintahan Gubernur Awang Faroek Ishak dan Wagub Farid Wadjdy, sehingga program-program yang disusun harus lah fokus pada pembangunan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan," kata Zaenal Haq, Minggu (8/4) kemarin.
Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim ini, program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat belum terlihat signifikan dalam tiga setengah tahun masa jabatan Awang-Farid yang sudah berjalan.
Dalam masa jabatan yang tersisa ke depan, seluruh rakyat Kaltim mengharapkan pemerintah provinsi fokus pada pembangunan infrastruktur yang berhubungan langsung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pendidikan murah dan berkualitas, peningkatan derajat kesehatan serta pembinaan moral dan mental bangsa.
"Infrakstruktur yang berkaitan dengan semua bidang itu antara lain pembangunan jalan dan jembatan yang mengakses ke sentra-sentra ekonomi kerakyatan, seperti pertanian, perkebunan dan perikanan," kata politisi asal Dapil IV Bontang, Kutim dan Berau ini.
Selain itu, juga pembangunan pasar tradisional modern, pembangunan ruang kelas baru dan rusak parah dari tingkat SD hingga SMA sederajat, penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran khususnya untuk SMK yang berkaitan dengan komunitas unggulan di daerah. Demikian pula pembangunan puskesmas 24 jam dengan seluruh komponen pendukungnya.
Kendatipun anggaran pembangunan infrastruktur sudah banyak tersedot pada program-program tahun jamak yang sudah ditetapkan sebelumnya, namun pemerintah provinsi harus tetap memberikan prioritas dan fokus pada pembangunan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat tersebut.
"Yang saya maksud dengan ekonomi kerakyatan itu adalah pertanian, perkebunan, perikanan dan industri kecil menengah. Pemprov harus mengembangkan dan memberdayakan ekonomi kerakyatan tersebut. Antara lain melalui ekstensifikasi dan intensifikasi lahan pertanian pangan, perkebunan komoditas unggulan seperti sawit, karet dan hortikultura khas Kaltim, seperti pisang. Juga pengembangan usaha pertanian rumput laut, bantuan untuk nelayan, modal usaha dan pembinaan bagi usaha kecil dan menengah," kata politisi yang lama berkarier di perusahaan Migas ini.
Zaenal Haq memberikan apresiasi atas capaian Pemprov Kaltim menurunkan jumlah penduduk miskin menjadi 247.900 orang (6,77%) pada 2011, berkurang dibanding 324.800 orang (11,04%) tahun 2007, 259.450 orang (8,53%) tahun 2008, 245.050 orang (7,86%) tahun 2009, dan 243.000 (7,66%) tahun 2010. Ini berarti terdapat 11.550 orang yang ke luar dari kemiskinan dalam kurun tiga tahun terakhir.
Namun demikian angka di atas kertas ini jangan membuat jajaran Pemprov Kaltim terlena, karena sejatinya jumlah penduduk miskin pada kenyataannya lebih banyak di banding angka-angka statistik tersebut.
"Kita semua harus bekerja lebih keras lagi dan lebih fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dan ini harus tercermin pada APBD 2013," kata politisi yang rajin berdakwah ini. (mir)
Zaenal Haq: Fokuslah pada Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan
SAMARINDA. Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Zaenal Haq, berpendapat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar Pemerintah Provinsi Kaltim di Samarinda, Senin (9/4) hari ini, harus fokus menghasilkan program-program pembangunan yang berorientasi pada pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Tahun anggaran 2013 merupakan tahun terakhir pemerintahan Gubernur Awang Faroek Ishak dan Wagub Farid Wadjdy, sehingga program-program yang disusun harus lah fokus pada pembangunan dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan," kata Zaenal Haq, Minggu (8/4) kemarin.
Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Kaltim ini, program pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan rakyat belum terlihat signifikan dalam tiga setengah tahun masa jabatan Awang-Farid yang sudah berjalan.
Dalam masa jabatan yang tersisa ke depan, seluruh rakyat Kaltim mengharapkan pemerintah provinsi fokus pada pembangunan infrastruktur yang berhubungan langsung dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan, pendidikan murah dan berkualitas, peningkatan derajat kesehatan serta pembinaan moral dan mental bangsa.
"Infrakstruktur yang berkaitan dengan semua bidang itu antara lain pembangunan jalan dan jembatan yang mengakses ke sentra-sentra ekonomi kerakyatan, seperti pertanian, perkebunan dan perikanan," kata politisi asal Dapil IV Bontang, Kutim dan Berau ini.
Selain itu, juga pembangunan pasar tradisional modern, pembangunan ruang kelas baru dan rusak parah dari tingkat SD hingga SMA sederajat, penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran khususnya untuk SMK yang berkaitan dengan komunitas unggulan di daerah. Demikian pula pembangunan puskesmas 24 jam dengan seluruh komponen pendukungnya.
Kendatipun anggaran pembangunan infrastruktur sudah banyak tersedot pada program-program tahun jamak yang sudah ditetapkan sebelumnya, namun pemerintah provinsi harus tetap memberikan prioritas dan fokus pada pembangunan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat tersebut.
"Yang saya maksud dengan ekonomi kerakyatan itu adalah pertanian, perkebunan, perikanan dan industri kecil menengah. Pemprov harus mengembangkan dan memberdayakan ekonomi kerakyatan tersebut. Antara lain melalui ekstensifikasi dan intensifikasi lahan pertanian pangan, perkebunan komoditas unggulan seperti sawit, karet dan hortikultura khas Kaltim, seperti pisang. Juga pengembangan usaha pertanian rumput laut, bantuan untuk nelayan, modal usaha dan pembinaan bagi usaha kecil dan menengah," kata politisi yang lama berkarier di perusahaan Migas ini.
Zaenal Haq memberikan apresiasi atas capaian Pemprov Kaltim menurunkan jumlah penduduk miskin menjadi 247.900 orang (6,77%) pada 2011, berkurang dibanding 324.800 orang (11,04%) tahun 2007, 259.450 orang (8,53%) tahun 2008, 245.050 orang (7,86%) tahun 2009, dan 243.000 (7,66%) tahun 2010. Ini berarti terdapat 11.550 orang yang ke luar dari kemiskinan dalam kurun tiga tahun terakhir.
Namun demikian angka di atas kertas ini jangan membuat jajaran Pemprov Kaltim terlena, karena sejatinya jumlah penduduk miskin pada kenyataannya lebih banyak di banding angka-angka statistik tersebut.
"Kita semua harus bekerja lebih keras lagi dan lebih fokus meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dan ini harus tercermin pada APBD 2013," kata politisi yang rajin berdakwah ini. (mir)
4/08/2012
SAMARINDA. Anggota Komisi I asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Gunawarman, mengatakan pemerintah provinsi perlu membentuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang khusus menangani pengelolaan aset.
"Ini agar aset-aset Pemprov yang semakin bertambah dapat ditatausahakan secara administrasi, dikelola dan diamankan dengan baik," kata Gunawarman, Selasa (3/4) kemarin.
Menurut politisi asal Dapil II Balikpapan, PPU dan Paser ini dalam agenda satu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2009 -2013 disebutkan, menciptakan Kaltim yang aman, demokratis dan damai.
Pada agenda tersebut, prioritas ke-5 adalah reformasi birokrasi dan tata pemerintahan. Salah satu upaya mewujudkan reformasi birokrasi adalah terciptanya efisiensi birokrasi dan sistem manajemen yang baik, sehingga sangat diperlukan evaluasi dan pembenahan struktur birokrasi yang terus menerus di Pemprov Kaltim setiap tahun, supaya tujuan itu tercapai.
"Saya berpendapat, Pemprov Kaltim harus sudah memiliki SKPD tersendiri untuk pengelolaan aset daerah. Apalagi setiap tahun aset tersebut terus bertambah dan anggaran pemeliharaannya pun terus meningkat. Aset yang tidak bergerak dari tahun ke tahun letak dan kepemilikannya perlu pengadministrasian yang baik. Kalau perlu pendataannya harus menggunakan sistem digital dan geographic information system (GIS)," kata Gunawarman. (***)
Gunawarman: Perlu SKPD Pengelola Aset
08/04/12
SAMARINDA. Anggota Komisi I asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS), Gunawarman, mengatakan pemerintah provinsi perlu membentuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang khusus menangani pengelolaan aset.
"Ini agar aset-aset Pemprov yang semakin bertambah dapat ditatausahakan secara administrasi, dikelola dan diamankan dengan baik," kata Gunawarman, Selasa (3/4) kemarin.
Menurut politisi asal Dapil II Balikpapan, PPU dan Paser ini dalam agenda satu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2009 -2013 disebutkan, menciptakan Kaltim yang aman, demokratis dan damai.
Pada agenda tersebut, prioritas ke-5 adalah reformasi birokrasi dan tata pemerintahan. Salah satu upaya mewujudkan reformasi birokrasi adalah terciptanya efisiensi birokrasi dan sistem manajemen yang baik, sehingga sangat diperlukan evaluasi dan pembenahan struktur birokrasi yang terus menerus di Pemprov Kaltim setiap tahun, supaya tujuan itu tercapai.
"Saya berpendapat, Pemprov Kaltim harus sudah memiliki SKPD tersendiri untuk pengelolaan aset daerah. Apalagi setiap tahun aset tersebut terus bertambah dan anggaran pemeliharaannya pun terus meningkat. Aset yang tidak bergerak dari tahun ke tahun letak dan kepemilikannya perlu pengadministrasian yang baik. Kalau perlu pendataannya harus menggunakan sistem digital dan geographic information system (GIS)," kata Gunawarman. (***)
Langganan:
Postingan (Atom)
Berita Terpopuler
-
Jakarta - Perwakilan fraksi PKS di DPR hari ini menyambangi kantor KPK dan menyerahkan Al Quran sebagai bentuk hadiah terkait peringatan ha...
-
Ini adalah sepenggalan singkat dialog Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama AA Gym pada saat Ceramah Subuh on air MQ fm di Mesjid Daar...
-
Oleh : @Kaisar_el_rema Setelah dikejutkan besarnya demonstran pro-Mursi di depan Universitas Kairo, oposisi menyadari bahwa lambat tapi p...
-
Jakarta - PKS tak ingin ikut-ikutan mendesak Presiden SBY melakukan reshuffle sejumlah menteri. Namun PKS siap jika kehilangan menterinya, ...
-
Kamis (26/4/12), Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda H.Sarwono,SP.MM mengadakan kegiatan Reses dan Silaturahim yang di hadiri begitu banyak war...
-
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Teguh Setiawan/Wartawan Senior Republika Orang-orang beriman dibimbing Alloh dari gelap menuju cahaya(Q.S. al-Baqo...
-
By: Nandang Burhanudin* NNM News memberitakan, pada saat ini (4/12), Presiden Moursi dievakuasi dari Istana kepresidenan setelah para dem...
-
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III dari FPKS, Indra menyesalkan pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyataka...
-
Wacana reshuffle kabinet mencuat seiring mundurnya Andi Mallarangeng dari jabatan menteri pemuda dan olah raga. Sebaiknya Presiden SBY foku...
-
Oleh Iman Sugema, Phd Analis ekonomi dan perbankan Akademisi yang meraih doktor bidang moneter dari ANU University Sesuai dengan jud...
DPW PKS KALTIM
Arsip Blog
-
▼
2012
(215)
-
▼
12/09 - 12/16
(9)
- Siapa Menyulut Api di Istana Ittihadiyah?
- Kisah Siti, Dina dan Umi : Reloaded
- Politisi PKS: Pidato SBY Bisa Bahayakan Pemberanta...
- Dikado Alquran oleh PKS, KPK: Ini Gratifikasi Tapi...
- PKS: Kami Siap di Dalam dan di Luar Kabinet
- Anis Matta : Inspirasi dari kisah Nabi Yusuf, Nabi...
- Dipimpin Hidayat Nurwahid F-PKS Datangi KPK Beri D...
- PKS: Ide Reshuffle Hanya Pengalihan Isu Maraknya K...
- AS dan Zionis Dibelakang Demo Anti Mursi? | Bocora...
- ► 12/02 - 12/09 (6)
- ► 11/25 - 12/02 (2)
- ► 11/18 - 11/25 (4)
- ► 05/20 - 05/27 (4)
- ► 05/06 - 05/13 (8)
- ► 04/29 - 05/06 (3)
- ► 04/22 - 04/29 (19)
- ► 04/15 - 04/22 (14)
- ► 04/08 - 04/15 (13)
- ► 04/01 - 04/08 (19)
- ► 03/25 - 04/01 (11)
- ► 03/18 - 03/25 (16)
- ► 03/11 - 03/18 (29)
- ► 03/04 - 03/11 (55)
- ► 02/26 - 03/04 (3)
-
▼
12/09 - 12/16
(9)
-
►
2011
(4)
- ► 07/24 - 07/31 (3)
- ► 07/17 - 07/24 (1)
Tahukah Kita
Renungan & Hikmah
Bidpuan DPC ULU
Dapur Bidpuan Samarinda Ulu





